Pengalaman di SAMSAT STNK Jakarta Utara Gunung Sahari (2/5)

Melanjutkan cerita saya sebelumnya, besoknya kami (saya dan istri saya) ke SAMSAT Jakarta Utara di jalan Gunung Sahari di seberang Mangga Dua Square.

Pertama-tama kami ke loket cek fisik Jakarta Utara (karena ternyata SAMSAT Jakarta Pusat di situ juga) untuk melegalisir hasil cek fisik kendaraan yang sehari sebelumnya kami lakukan di SAMSAT Jakarta Barat. Kami menunggu sekitar 5 menit sebelum nama istri saya dipanggil. Di loket ini istri saya diminta biaya 20 ribu dan TIDAK DIBERI KWITANSI alias PUNGLI!!!

Dari situ kami menuju ke lantai 2. Di situ kami tidak jelas harus ke loket mana, begitu banyak loket! Setelah kami dua kali salah loket akhirnya kami sampai di loket ketiga (loket mutasi DETABEK) kami diminta oleh petugas untuk terlebih dahulu ke “Loket Computer Khusus”, nama loket yang aneh?! mungkin karena di situ satunya loket yang petugasnya langsung berhadapan dengan komputer hahaha. Di loket ini kami dimintai 5000 rupiah dan TIDAK DIBERI KWITANSI alias PUNGLI!!!

Setelah itu kami kembali ke loket sebelumnya (loket mutasi DETABEK) dan menyerahkan berkas-berkas yang diperlukan dan oleh petugasnya diberikan tanda terima dan diminta balik lagi 3 hari kemudian. Kemudia petugas tersebut meminta biaya 175 ribut rupiah dan TIDAK DIBERI KWITANSI alias PUNGLI!!!

Hari itu saya mengambil kesimpulan bahwa:

1. Pemilik kendaraan sengaja dibuat pindah dari satu loket ke loket lain supaya semua petugas kebagian “JATAH”! (maaf kalau kata-kata saya terlalu keras).

Saran saya, daripada begitu banyak loket, mengapa tidak dibuat 2 jenis loket saja? Loket untuk memasukkan berkas dan loket untuk mengambil berkas setelah semua selesai diproses. Jadi kita tidak perlu pindah dari satu loket ke loket yang lain dan tidak diminta biaya yang tidak jelas!

2. Kami pergi ke tiga loket dan semuanya diminta biaya siluman! Dan PUNGUTAN LIAR ini terjadi di AREA OTORITAS KEPOLISIAN!

Saran saya, kenapa tidak dicantumkan saja dengan jelas di setiap loket mengenai biaya yang harus dibayarkan?! Atau setiap pembayaran dilakukan di loket kasir di mana kita diberikan kwitansi pembayaran dan jelas transaksinya apa dan biayanya berapa.

3. Di setiap lantai terlihat papan  pengumuman dengan tulisan yang sangat besar dan jelas: “DILARANG BERHUBUNGAN DENGAN CALO”, ternyata hanya KEDOK semata. Mungkin kalau lewat calo “JATAH” yang mereka dapatkan lebih sedikit dibandingkan dengan kalau mereka PUNGLI sendiri!

Saran saya, pengumumannya diganti saja seperti di kasir-kasir minimarket “ANDA TIDAK PERLU MEMBAYAR BILA PETUGAS KAMI TIDAK MEMBERIKAN BUKTI PEMBAYARAN”

4. Oknum-oknum petugas di situ teryata tidak punya malu tiap hari MAKAN DARI UANG ILEGAL!!! (sekalilagi maaf untuk kata-kata saya)

Saran saya cuma satu, BERTOBATLAH!

Pengalam saya kali  ini sangat berbeda jauh dengan pengalaman saya sewaktu mengurus mutasi SIM di SAMSAT SIM Daan Mogot yang benar-benar BEBAS PUNGUTAN LIAR.

Saya sangat ingin melaporkan hal ini ke Ombudsman tapi ternyata pelaporan dengan cara online belum berjalan dengan baik. Saya sudah melakukan registrasi tapi sewaktu login dan mengklik “Membuat Pengaduan” sistem malah melakukan logout. Bagaimana saya bisa mengadu?!

Tunggu cerita saya selanjutanya setelah 3 hari lagi untuk balik mengambil berkas, apakah akan dipungli lagi?

This entry was posted in Birokrasi and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Pengalaman di SAMSAT STNK Jakarta Utara Gunung Sahari (2/5)

  1. derizal123 says:

    Setelah saya membaca, hal yg sama saya alami……dan saya pikir tidak harus menceritakan banyak saya cuma berharap adanya perubahan di samsat bekasi yg lokasi tidak jauh dari flyover sumarecon bekasi dan tepatnya di sebelah gedung BCA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s